Langsung ke konten utama
🇦🇿

Azerbaijan

Zona Seismik: High Asia
Total Gempa Bumi
5
Magnitudo Terbesar
5,6
Zona Seismik
High

Azerbaijan terletak di Asia dan memiliki klasifikasi risiko seismik High. Total 5 gempa bumi telah tercatat di negara ini. Gempa bumi terbesar yang tercatat di negara ini mencapai magnitudo 5,6. Dengan populasi 10.241.722 dan luas daratan 86.600 km², peristiwa seismik dapat memiliki implikasi signifikan terhadap infrastruktur dan keselamatan publik.

Tinjauan Seismik

Azerbaijan occupies a critical position at the junction of the Greater and Lesser Caucasus mountain systems, bounded to the east by the Caspian Sea. The country's seismicity stems from the ongoing collision of the Arabian Plate with Eurasia, which at the longitude of Azerbaijan drives approximately 20–25 millimetres per year of northward motion. This collision creates compressional stresses across the entire South Caucasus region. The Lokbatan-Gobustan fold-and-thrust belt in eastern Azerbaijan, the Shamakhi-Ismayilli seismic zone in the north, and various faults in the Talysh Mountains of the south are the principal active tectonic structures. The Caspian Sea itself is a remnant of a much older oceanic basin that has been trapped by the surrounding collisional mountain belts.

Azerbaijan's most destructive historical earthquake was the 1902 Shamakhi earthquake, which had an estimated magnitude of 6.9 and caused widespread destruction in the region. Earlier events in 1667 and 1859 near Shamakhi were also devastating. The Mugan Plain and Kura Depression are underlain by deep sedimentary basins that can amplify [[seismic-wave]] energy considerably, increasing [[intensity]] at the surface relative to adjacent bedrock areas. The Absheron Peninsula near Baku contains a dense urban population and also hosts active faults. [[liquefaction]] of water-saturated deltaic and coastal sediments poses a secondary hazard in low-lying areas around Baku and along the Kura River valley during strong earthquakes.

The Kura Depression that bisects Azerbaijan from west to east is a major tectonic basin formed by the accommodation of shortening between the Greater and Lesser Caucasus ranges. This basin has accumulated great thicknesses of sediment — in places more than 10 kilometres — creating the structural traps that hold Azerbaijan's famous oil and gas fields. The folds and reverse faults that create these traps are still active and capable of generating damaging earthquakes. In the southern Talysh region, a different stress regime associated with the Alborz-Talesh mountain system creates a distinct pattern of [[fault]] activity. The [[epicenter]] distribution shows seismicity concentrated in a belt running roughly east-west across northern and central Azerbaijan, with additional clusters along the Talysh range in the south.

Gempa Terbaru

Mag. Lokasi Waktu
Tidak ada gempa bumi terbaru.

Peristiwa Historis yang Menonjol

Earthquakes Near Major Cities in Azerbaijan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Azerbaijan is located in a high seismic risk zone, meaning earthquakes are frequent and can be destructive. A total of 5 earthquakes have been recorded in Azerbaijan's seismic history.

The largest recorded earthquake in Azerbaijan had a magnitude of 5.6. Earthquakes of this size can cause significant damage depending on depth, location, and local building standards.

Azerbaijan has had 5 recorded earthquakes. This count includes events of all magnitudes detected by seismic monitoring networks. The actual number of earthquakes may be higher, as smaller events can go undetected.

Azerbaijan is classified in the "High" seismic zone, located in Asia. Seismic zones indicate the relative level of earthquake hazard based on historical activity, geological conditions, and proximity to tectonic plate boundaries.

Selama gempa bumi, Merunduk, Berlindung, dan Bertahan. Berlindung di bawah meja atau meja yang kokoh, lindungi kepala dan leher Anda, dan bertahan hingga guncangan berhenti. Jika di luar ruangan, pindah ke area terbuka jauh dari bangunan dan kabel listrik.

Risiko gempa bumi suatu negara dinilai menggunakan beberapa faktor: kedekatan dengan batas lempeng tektonik, seismisitas historis (frekuensi dan magnitudo kejadian masa lalu), kondisi geologi, kepadatan penduduk di zona seismik, dan penegakan standar bangunan. QuakeFYI menetapkan zona seismik dari 0 (tanpa risiko) hingga 4 (sangat tinggi) berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Zona seismik adalah wilayah geografis yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat bahaya gempa bumi. Zona 0 memiliki risiko yang dapat diabaikan, Zona 1 memiliki risiko rendah, Zona 2 memiliki risiko sedang, Zona 3 memiliki risiko tinggi, dan Zona 4 memiliki risiko sangat tinggi. Zona-zona ini ditentukan oleh data gempa bumi historis, kondisi tektonik, dan kondisi geologi.

Negara-negara di sepanjang Cincin Api Pasifik mengalami gempa bumi paling banyak. Jepang, Indonesia, Chili, Filipina, dan Iran secara konsisten mencatat aktivitas seismik tertinggi. Amerika Serikat (terutama Alaska dan California), Turki, dan Meksiko juga termasuk negara-negara dengan aktivitas seismik tertinggi.

Kepadatan penduduk memperbesar risiko gempa bumi karena lebih banyak orang dan infrastruktur yang terpapar potensi kerusakan. Gempa bumi magnitudo 7,0 di kota yang padat penduduknya dapat menyebabkan ribuan korban, sementara kejadian yang sama di area tak berpenghuni mungkin tidak menyebabkan korban. Standar bangunan dan kesiapsiagaan darurat sangat mengurangi risiko di area padat penduduk.

Kepadatan seismik mengukur konsentrasi aktivitas gempa bumi relatif terhadap luas daratan suatu negara, dinyatakan sebagai gempa bumi per 1.000 kilometer persegi. Kepadatan seismik yang tinggi menunjukkan aktivitas gempa bumi yang sering per satuan luas, membantu membandingkan risiko seismik antara negara-negara dengan ukuran berbeda.

Metrik Seismik

Kepadatan Seismik
0,06
gempa per 1.000 km²
Paparan Seismik
0,49
gempa per juta penduduk

Aktivitas Seismik di Sekitar

Ringkasan Tahunan

Keselamatan Gempa Bumi

Azerbaijan berada di zona risiko seismik tinggi. Kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi sangat direkomendasikan.

  • Merunduk, Berlindung, dan Bertahan saat terjadi guncangan
  • Simpan peralatan darurat dengan air, makanan, dan pertolongan pertama
  • Identifikasi tempat aman di setiap ruangan jauh dari jendela dan benda berat
  • Ketahui rute evakuasi tsunami jika berada di area pantai