Berlindung di Tempat
Definisi
Praktik tetap berada di lokasi Anda saat ini selama atau setelah gempa bumi daripada mengungsi. Tepat dilakukan ketika bangunan secara struktural kokoh dan tidak ada risiko tsunami.
Contoh
Setelah gempa, petugas menyarankan warga untuk berlindung di tempat hingga risiko gempa susulan menurun.
Istilah Terkait
Panduan Terkait
Gempa Bumi Turki-Suriah 2023: Bencana Ganda
Two devastating earthquakes within hours killed over 50,000 in Turkey and Syria. The most destructive earthquake disaster of the 2020s.
Jatuh, Tutup, dan Pegang: Cara Bereaksi yang Benar
Drop, Cover, and Hold On is the proven earthquake safety action. Learn the correct technique and why alternatives like doorways are dangerous.
Apa yang Harus Dilakukan Selama Gempa Bumi: Keselamatan di Dalam Ruangan
Know exactly what to do during earthquake shaking when you're indoors. Covers homes, offices, stores, elevators, and other indoor scenarios.
Apa yang Harus Dilakukan Selama Gempa Bumi: Keselamatan di Luar Ruangan
Outdoor earthquake safety differs from indoor. Learn what to do if you're driving, walking, near buildings, at the beach, or in the mountains.
Perlindungan Sementara Setelah Gempa Bumi
Millions may need shelter after a major earthquake. Learn about emergency shelters, transitional housing, and long-term recovery options.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.
Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.
Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.
Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.
Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.