1932 Kepulauan Fiji: Koro,Mudu,Suvasavu Gempa Bumi
Ikhtisar
Magnitude 6.4 and intensity VII describe the Fijian earthquake of 8 March 1932, felt at Koro, Mudu, and Savusavu in the central and northern islands. Its position, 18.20 S, 179.75 E, sits just west of the 180th meridian on the Fiji Platform, a fragment of crust caught between the opposed subduction zones of the Tonga and New Hebrides trenches and rotated between them. The setting produces frequent shallow earthquakes and, further east, some of the deepest recorded anywhere. The catalogue lists no focal depth for 1932 and records no deaths, injuries, or property loss.
On this page
Energi yang Dilepaskan
4.0 atomic bombs
Tentang Gempa Bumi Ini
1932 FIJI Islands, Koro,mudu,suvasavu: M6.4 gempa bumi, pusat dangkal kerak bumi. Tidak ada korban jiwa yang tercatat. Fiji-Tonga zona seismik.
Gempa Bumi Historis Serupa
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat adalah gempa Valdivia 1960 di Chili, dengan magnitudo 9,5. Gempa ini menghasilkan tsunami yang melintasi Samudra Pasifik dan menyebabkan kerusakan hingga ke Hawaii dan Jepang. Gempa bumi tersebut menewaskan sekitar 1.655 orang dan membuat 2 juta orang kehilangan tempat tinggal.
Gempa bumi paling mematikan dalam sejarah tercatat adalah gempa Shaanxi 1556 di Tiongkok, diperkirakan bermagnitude 8,0-8,3, yang menewaskan sekitar 830.000 orang. Banyak korban diakibatkan oleh runtuhnya yaodong (gua hunian) yang dipahat di tebing loess. Gempa Haiti 2010 (M7,0, ~316.000 kematian) adalah yang paling mematikan di zaman modern.
Magnitudo gempa bumi pra-instrumental diperkirakan dari catatan tertulis tentang kerusakan, laporan yang dirasakan, bukti geologi seperti tebing sesar dan fitur likuefaksi, serta catatan tsunami. Metode-metode ini memberikan perkiraan magnitudo dengan ketidakpastian khas 0,3-0,5 unit magnitudo.
Basis data historis QuakeFYI mencakup gempa bumi dari sekitar 2150 SM hingga saat ini, dengan lebih dari 5.700 peristiwa signifikan. Catatan tertulis dari Tiongkok kuno, Yunani, dan Timur Tengah menyediakan beberapa catatan paling awal. Pencatatan instrumental dimulai sekitar tahun 1900 dengan seismograf terstandarisasi pertama.
Gerombolan gempa bumi adalah rangkaian banyak gempa bumi yang terjadi di area terlokalisasi selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan tanpa gempa utama yang jelas. Tidak seperti rangkaian gempa susulan di mana satu peristiwa besar diikuti oleh yang lebih kecil, gerombolan tidak memiliki satu peristiwa dominan. Gerombolan sering dikaitkan dengan aktivitas vulkanik atau migrasi fluida di kerak bumi.