Langsung ke konten utama
Mekanika Patahan Kepentingan: 3/5

Retakan Sesar

Definisi

Pecahnya batuan di sepanjang sesar selama gempa bumi, melepaskan energi elastis yang tersimpan sebagai gelombang seismik. Panjang retakan dapat berkisar dari meter (gempa kecil) hingga 1.000+ km (gempa besar).

Contoh

Gempa Sumatra 2004 meretakkan 1.300 km sesar dalam waktu sekitar 10 menit.

Panduan Terkait

Memahami Skala Magnitudo Momen

The moment magnitude scale (Mw) is the modern gold standard for measuring earthquakes. Learn how it works and why it replaced the Richter scale.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Gempa Susulan Dijelaskan: Mengapa Gempa Bumi Datang dalam Kelompok

Aftershocks can continue for months or years after a major earthquake. Learn what causes them, how they're predicted, and when they'll stop.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Berapa Lama Gempa Bumi Berlangsung?

Most earthquakes last seconds, but great earthquakes can shake for minutes. Learn what determines duration and why it matters for damage.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Gempa Bumi Haiti 2010: Bencana dan Respons

The 2010 M7.0 Haiti earthquake killed over 200,000 people. Learn why the devastation was so extreme and the lessons for earthquake preparedness.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi San Francisco 1906: Lahirnya Seismologi Modern

The 1906 M7.9 San Francisco earthquake and fire reshaped a city and launched modern earthquake science. The quake that changed everything.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Alaska 1964: Gempa Besar Alaskan

The 1964 M9.2 Alaska earthquake was the most powerful earthquake in US history. Its lessons shaped modern building codes and tsunami science.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Nepal 2015: Gempa Gorkha

The 2015 M7.8 Nepal earthquake devastated Kathmandu and triggered avalanches on Everest. A study in building vulnerability and international response.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Turki-Suriah 2023: Bencana Ganda

Two devastating earthquakes within hours killed over 50,000 in Turkey and Syria. The most destructive earthquake disaster of the 2020s.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Cile 2010: Pelajaran Megathrust

The 2010 M8.8 Chile earthquake showed how strong building codes save lives. Lessons from one of the largest earthquakes ever recorded.

Peristiwa Historis

InSAR: Melihat Gempa Bumi dari Luar Angkasa

Satellite radar reveals ground deformation from earthquakes with centimeter precision. Learn how InSAR maps fault slip from orbit.

Ilmu Seismik

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.

Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.

Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.

Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.

Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.