Langsung ke konten utama
Mekanika Patahan Kepentingan: 5/5

Sesar (Geologi)

Definisi

Rekahan pada batuan yang telah mengalami pergerakan. Sesar berkisar dari milimeter hingga ribuan kilometer panjangnya. Sesar utama yang menghasilkan gempa bumi disebut sesar aktif.

Contoh

Sesar San Andreas membentang sepanjang 1.200 km melalui California.

Panduan Terkait

Apa Itu Gempa Bumi? Pengantar Lengkap

Learn what causes earthquakes, how they occur along fault lines, and why some regions experience more seismic activity than others.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Gempa Pendahuluan: Dapatkah Mereka Memprediksi Acara Utama?

Foreshocks occur before some major earthquakes, but can they be used for prediction? Learn the science behind foreshocks and their limitations.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Gempa Bumi dan Tsunami Tohoku 2011: Analisis Lengkap

The 2011 M9.1 Tohoku earthquake triggered a devastating tsunami and nuclear disaster. A comprehensive analysis of one of history's worst earthquakes.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Shaanxi 1556: Gempa Paling Mematikan dalam Sejarah

The 1556 Shaanxi earthquake killed approximately 830,000 people, making it the deadliest earthquake in recorded human history.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Nepal 2015: Gempa Gorkha

The 2015 M7.8 Nepal earthquake devastated Kathmandu and triggered avalanches on Everest. A study in building vulnerability and international response.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Lisbon 1755: Ketika Filsafat Berubah

The 1755 Lisbon earthquake, tsunami, and fire destroyed one of Europe's greatest cities and sparked the Enlightenment debate on natural evil.

Peristiwa Historis

Cuaca Gempa Bumi: Mengapa Ini adalah Mitos

There is no such thing as earthquake weather. Learn why this persistent myth has no scientific basis and what actually triggers earthquakes.

Mitos & Fakta

Bisakah Manusia Menyebabkan Gempa Bumi? Kebenaran tentang Seismisitas Terinduksi

Fracking, mining, and reservoir filling can trigger earthquakes. Learn the science of induced seismicity and which human activities pose real risk.

Mitos & Fakta

Apakah Gempa Bumi Hanya Terjadi Sepanjang Garis Sesar?

While most earthquakes occur along faults, intraplate earthquakes can strike far from plate boundaries. Learn where unexpected earthquakes happen.

Mitos & Fakta

Nepal dan Zona Tabrakan Himalaya

The India-Eurasia collision builds the Himalayas and creates major earthquake risk for Nepal, Bangladesh, and northern India.

Panduan Regional

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.

Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.

Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.

Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.

Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.