Langsung ke konten utama
Pengukuran Seismik Kepentingan: 4/5

Intensitas Mercalli yang Dimodifikasi

Definisi

Skala 12 titik (I-XII) yang mengukur efek yang diamati dari gempa bumi di lokasi tertentu, dari tidak terasa (I) hingga kehancuran total (XII). Berbeda dengan magnitudo, intensitas bervariasi berdasarkan jarak.

Contoh

Gempa San Francisco 1906 mencapai MMI XI di dekat sesar.

Panduan Terkait

Apa Itu Gempa Bumi? Pengantar Lengkap

Learn what causes earthquakes, how they occur along fault lines, and why some regions experience more seismic activity than others.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Bagaimana Gempa Bumi Diukur: Magnitudo vs Intensitas

Understand the critical difference between earthquake magnitude (energy released) and intensity (shaking felt), and why both measurements matter.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Intensitas Mercalli Termodifikasi: Mengukur Apa yang Anda Rasakan

The Modified Mercalli Intensity scale rates earthquake effects from I (not felt) to XII (total destruction). Learn what each level means.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Gempa Bumi Haiti 2010: Bencana dan Respons

The 2010 M7.0 Haiti earthquake killed over 200,000 people. Learn why the devastation was so extreme and the lessons for earthquake preparedness.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Shaanxi 1556: Gempa Paling Mematikan dalam Sejarah

The 1556 Shaanxi earthquake killed approximately 830,000 people, making it the deadliest earthquake in recorded human history.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Turki-Suriah 2023: Bencana Ganda

Two devastating earthquakes within hours killed over 50,000 in Turkey and Syria. The most destructive earthquake disaster of the 2020s.

Peristiwa Historis

Bagaimana Pemerintah Menilai Kerusakan Gempa Bumi

Post-earthquake damage assessment uses rapid visual screening and detailed inspections. Learn how buildings get tagged green, yellow, or red.

Respons Bencana

Memahami ShakeMap: Intensitas Secara Real Time

ShakeMap shows earthquake shaking intensity within minutes. Learn how to read these maps and what they reveal about ground motion.

Alat & Teknologi

Menafsirkan Data Gempa Bumi: Panduan Pemula

Learn to interpret earthquake data including magnitude, depth, intensity, and location. A practical guide to reading earthquake reports.

Alat & Teknologi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.

Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.

Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.

Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.

Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.