Intensitas Mercalli yang Dimodifikasi
Definisi
Skala 12 titik (I-XII) yang mengukur efek yang diamati dari gempa bumi di lokasi tertentu, dari tidak terasa (I) hingga kehancuran total (XII). Berbeda dengan magnitudo, intensitas bervariasi berdasarkan jarak.
Contoh
Gempa San Francisco 1906 mencapai MMI XI di dekat sesar.
Istilah Terkait
Panduan Terkait
Apa Itu Gempa Bumi? Pengantar Lengkap
Learn what causes earthquakes, how they occur along fault lines, and why some regions experience more seismic activity than others.
Bagaimana Gempa Bumi Diukur: Magnitudo vs Intensitas
Understand the critical difference between earthquake magnitude (energy released) and intensity (shaking felt), and why both measurements matter.
Intensitas Mercalli Termodifikasi: Mengukur Apa yang Anda Rasakan
The Modified Mercalli Intensity scale rates earthquake effects from I (not felt) to XII (total destruction). Learn what each level means.
Gempa Bumi Haiti 2010: Bencana dan Respons
The 2010 M7.0 Haiti earthquake killed over 200,000 people. Learn why the devastation was so extreme and the lessons for earthquake preparedness.
Gempa Bumi Shaanxi 1556: Gempa Paling Mematikan dalam Sejarah
The 1556 Shaanxi earthquake killed approximately 830,000 people, making it the deadliest earthquake in recorded human history.
Gempa Bumi Turki-Suriah 2023: Bencana Ganda
Two devastating earthquakes within hours killed over 50,000 in Turkey and Syria. The most destructive earthquake disaster of the 2020s.
Bagaimana Pemerintah Menilai Kerusakan Gempa Bumi
Post-earthquake damage assessment uses rapid visual screening and detailed inspections. Learn how buildings get tagged green, yellow, or red.
Memahami ShakeMap: Intensitas Secara Real Time
ShakeMap shows earthquake shaking intensity within minutes. Learn how to read these maps and what they reveal about ground motion.
Menafsirkan Data Gempa Bumi: Panduan Pemula
Learn to interpret earthquake data including magnitude, depth, intensity, and location. A practical guide to reading earthquake reports.
Alat Terkait
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.
Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.
Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.
Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.
Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.