Langsung ke konten utama
Pengukuran Seismik Kepentingan: 4/5

Intensitas Seismik

Definisi

Ukuran kekuatan guncangan di lokasi tertentu, ditentukan oleh efek yang diamati pada manusia, struktur, dan lingkungan alam. Berkurang seiring jarak dari episenter.

Contoh

Intensitas mencapai VIII di dekat sesar tetapi hanya IV pada jarak 100 km.

Panduan Terkait

Apa Itu Gempa Bumi? Pengantar Lengkap

Learn what causes earthquakes, how they occur along fault lines, and why some regions experience more seismic activity than others.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Bagaimana Gempa Bumi Diukur: Magnitudo vs Intensitas

Understand the critical difference between earthquake magnitude (energy released) and intensity (shaking felt), and why both measurements matter.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Intensitas Mercalli Termodifikasi: Mengukur Apa yang Anda Rasakan

The Modified Mercalli Intensity scale rates earthquake effects from I (not felt) to XII (total destruction). Learn what each level means.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Episentrum vs Hiposentrum: Apa Perbedaannya?

The epicenter is on the surface; the hypocenter is underground. Learn how scientists locate both and why the distinction matters for safety.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Kedalaman Gempa Bumi: Gempa Dalam, Menengah, dan Dalam

Earthquake depth dramatically affects damage. Learn the three depth categories, why shallow quakes are deadliest, and what deep earthquakes reveal.

Dasar-Dasar Gempa Bumi

Daftar Periksa Kesiapsiagaan Gempa Bumi Lengkap

A comprehensive, step-by-step earthquake preparedness checklist covering supplies, home safety, communication plans, and financial protection.

Kesiapsiagaan Darurat

Apa yang Harus Dilakukan Selama Gempa Bumi: Keselamatan di Luar Ruangan

Outdoor earthquake safety differs from indoor. Learn what to do if you're driving, walking, near buildings, at the beach, or in the mountains.

Kesiapsiagaan Darurat

Bagaimana Pemerintah Menilai Kerusakan Gempa Bumi

Post-earthquake damage assessment uses rapid visual screening and detailed inspections. Learn how buildings get tagged green, yellow, or red.

Respons Bencana

Cara Menggunakan Peta Gempa Bumi USGS

The USGS earthquake map shows every detected earthquake in near-real time. Learn how to read it, filter data, and understand earthquake feeds.

Alat & Teknologi

Memahami ShakeMap: Intensitas Secara Real Time

ShakeMap shows earthquake shaking intensity within minutes. Learn how to read these maps and what they reveal about ground motion.

Alat & Teknologi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.

Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.

Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.

Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.

Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.