Langsung ke konten utama
🇸🇭

Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha

Zona Seismik: Low Africa
Total Gempa Bumi
5
Magnitudo Terbesar
5,5
Zona Seismik
Low

Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha terletak di Africa dan memiliki klasifikasi risiko seismik Low. Total 5 gempa bumi telah tercatat di negara ini. Gempa bumi terbesar yang tercatat di negara ini mencapai magnitudo 5,5. Dengan populasi 5.651 dan luas daratan 394 km², peristiwa seismik dapat memiliki implikasi signifikan terhadap infrastruktur dan keselamatan publik.

Tinjauan Seismik

Saint Helena, Ascension Island, and Tristan da Cunha form a British Overseas Territory scattered across the South Atlantic Ocean. Each island is a volcanic edifice sitting on or near the Mid-Atlantic Ridge system — the divergent plate boundary where the South American Plate and the African Plate are moving apart at approximately 25 to 30 millimetres per year. Ascension Island sits directly on the Mid-Atlantic Ridge and is volcanically young, with its most recent volcanic activity occurring within the past 1,000 years. Tristan da Cunha, approximately 2,800 kilometres south of Saint Helena, is the most volcanically and seismically active of the three: it sits above the Tristan da Cunha hotspot and erupted in 1961, forcing the evacuation of the entire population of 264 people to Britain before they returned in 1963.

Seismicity across the territory is concentrated along the Mid-Atlantic Ridge and associated transform [[fault]]s, which produce moderate-magnitude strike-slip earthquakes. The ridge axis generates continuous low-to-moderate seismicity from magmatic intrusions and normal [[fault]]ing as the plates spread apart. Tristan da Cunha experiences both rift-related tectonic earthquakes and volcano-tectonic [[seismic-wave]] swarms associated with its active magmatic system. Saint Helena, which sits some distance east of the active ridge on the African Plate, is an older eroded volcanic island and experiences minimal seismicity.

The [[tsunami]] hazard across the territory is low to moderate. Ridge-related earthquakes rarely generate tsunamis because normal and strike-slip faulting on mid-ocean ridges produces less vertical seafloor displacement than subduction-zone events. However, a large flank collapse from Tristan da Cunha or another ridge volcano could theoretically generate a locally damaging wave. The population of Saint Helena (approximately 4,500) and Tristan da Cunha (approximately 250) is small, and both communities maintain awareness of volcanic and seismic monitoring through the British Geological Survey and local observatories.

Gempa Terbaru

Mag. Lokasi Waktu
Tidak ada gempa bumi terbaru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha has a low level of seismic activity. Large earthquakes are infrequent but not impossible. A total of 5 earthquakes have been recorded in Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha's seismic history.

The largest recorded earthquake in Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha had a magnitude of 5.5. Earthquakes of this size can cause significant damage depending on depth, location, and local building standards.

Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha has had 5 recorded earthquakes. This count includes events of all magnitudes detected by seismic monitoring networks. The actual number of earthquakes may be higher, as smaller events can go undetected.

Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha is classified in the "Low" seismic zone, located in Africa. Seismic zones indicate the relative level of earthquake hazard based on historical activity, geological conditions, and proximity to tectonic plate boundaries.

Selama gempa bumi, Merunduk, Berlindung, dan Bertahan. Berlindung di bawah meja atau meja yang kokoh, lindungi kepala dan leher Anda, dan bertahan hingga guncangan berhenti. Jika di luar ruangan, pindah ke area terbuka jauh dari bangunan dan kabel listrik.

Risiko gempa bumi suatu negara dinilai menggunakan beberapa faktor: kedekatan dengan batas lempeng tektonik, seismisitas historis (frekuensi dan magnitudo kejadian masa lalu), kondisi geologi, kepadatan penduduk di zona seismik, dan penegakan standar bangunan. QuakeFYI menetapkan zona seismik dari 0 (tanpa risiko) hingga 4 (sangat tinggi) berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Zona seismik adalah wilayah geografis yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat bahaya gempa bumi. Zona 0 memiliki risiko yang dapat diabaikan, Zona 1 memiliki risiko rendah, Zona 2 memiliki risiko sedang, Zona 3 memiliki risiko tinggi, dan Zona 4 memiliki risiko sangat tinggi. Zona-zona ini ditentukan oleh data gempa bumi historis, kondisi tektonik, dan kondisi geologi.

Negara-negara di sepanjang Cincin Api Pasifik mengalami gempa bumi paling banyak. Jepang, Indonesia, Chili, Filipina, dan Iran secara konsisten mencatat aktivitas seismik tertinggi. Amerika Serikat (terutama Alaska dan California), Turki, dan Meksiko juga termasuk negara-negara dengan aktivitas seismik tertinggi.

Kepadatan penduduk memperbesar risiko gempa bumi karena lebih banyak orang dan infrastruktur yang terpapar potensi kerusakan. Gempa bumi magnitudo 7,0 di kota yang padat penduduknya dapat menyebabkan ribuan korban, sementara kejadian yang sama di area tak berpenghuni mungkin tidak menyebabkan korban. Standar bangunan dan kesiapsiagaan darurat sangat mengurangi risiko di area padat penduduk.

Kepadatan seismik mengukur konsentrasi aktivitas gempa bumi relatif terhadap luas daratan suatu negara, dinyatakan sebagai gempa bumi per 1.000 kilometer persegi. Kepadatan seismik yang tinggi menunjukkan aktivitas gempa bumi yang sering per satuan luas, membantu membandingkan risiko seismik antara negara-negara dengan ukuran berbeda.

Metrik Seismik

Kepadatan Seismik
12,69
gempa per 1.000 km²
Paparan Seismik
884,8
gempa per juta penduduk

Aktivitas Seismik di Sekitar

Ringkasan Tahunan