Astenosfer
Definisi
Lapisan mantel atas bumi yang sebagian meleleh dan bersifat liat di bawah litosfer, membentang dari kedalaman sekitar 100-700 km. Lempeng tektonik 'mengapung' dan bergerak di atas astenosfer.
Contoh
Viskositas astenosfer memungkinkan lempeng tektonik bergerak 2-15 cm per tahun.
Istilah Terkait
Panduan Terkait
Kedalaman Gempa Bumi: Gempa Dalam, Menengah, dan Dalam
Earthquake depth dramatically affects damage. Learn the three depth categories, why shallow quakes are deadliest, and what deep earthquakes reveal.
Cuaca Gempa Bumi: Mengapa Ini adalah Mitos
There is no such thing as earthquake weather. Learn why this persistent myth has no scientific basis and what actually triggers earthquakes.
Bisakah Tes Nuklir Menyebabkan Gempa Bumi?
Nuclear tests produce seismic waves but don't trigger natural earthquakes. Learn how seismologists distinguish explosions from earthquakes.
Tektonik Lempeng: Mesin di Balik Gempa Bumi
How tectonic plates move, collide, and generate earthquakes — the fundamental theory explaining Earth's seismic activity.
Konveksi Mantel: Mesin Panas yang Mendorong Pergerakan Lempeng
Earth's mantle circulates like a slow-motion boiler, driving tectonic plates. Learn how heat from the core powers earthquakes.
Litosfer dan Astenosfer: Lapisan Bumi yang Bergerak
The rigid lithosphere rides atop the flowing asthenosphere. Understand these layers and how they enable plate tectonics.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.
Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.
Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.
Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.
Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.