Langsung ke konten utama
Mekanika Patahan Kepentingan: 4/5

Sesar Mendatar

Definisi

Sesar di mana blok-blok batuan bergerak secara horizontal melewati satu sama lain. Sesar San Andreas dan Sesar Anatolia Utara adalah sesar mendatar utama yang menghasilkan gempa bumi destruktif.

Contoh

Gempa Izmit 1999 meretakkan 150 km Sesar mendatar Anatolia Utara.

Panduan Terkait

Gempa Bumi Haiti 2010: Bencana dan Respons

The 2010 M7.0 Haiti earthquake killed over 200,000 people. Learn why the devastation was so extreme and the lessons for earthquake preparedness.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi San Francisco 1906: Lahirnya Seismologi Modern

The 1906 M7.9 San Francisco earthquake and fire reshaped a city and launched modern earthquake science. The quake that changed everything.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Turki-Suriah 2023: Bencana Ganda

Two devastating earthquakes within hours killed over 50,000 in Turkey and Syria. The most destructive earthquake disaster of the 2020s.

Peristiwa Historis

Gempa Bumi Loma Prieta 1989: Gempa World Series

The 1989 M6.9 Loma Prieta earthquake struck during the World Series, collapsing freeways and exposing soft-story building dangers.

Peristiwa Historis

Yang Besar di California: Memisahkan Fakta dari Fiksi

California's Big One is real science, not science fiction. Learn what seismologists actually predict and how California is preparing.

Mitos & Fakta

Lanskap Gempa Bumi California: Hidup di San Andreas

California sits on the San Andreas Fault, one of the world's most studied. Learn about the Big One risk, ShakeAlert, and how Californians prepare.

Panduan Regional

Tantangan Seismik Turki: Sistem Sesar Anatolian

Turkey's North and East Anatolian Faults produce devastating earthquakes. Learn about the tectonic forces and building safety challenges.

Panduan Regional

Sesar Alpine Selandia Baru: Tertunda untuk Gempa Besar

New Zealand's Alpine Fault has a 75% chance of rupturing within 50 years. Learn about this locked fault and its potential M8+ earthquake.

Panduan Regional

Filipina: Topan dan Gempa Bumi

The Philippines faces compound earthquake and typhoon risks on the Ring of Fire. Learn about its subduction zones and multi-hazard challenges.

Panduan Regional

Sesar Transform: Ketika Lempeng Meluncur Satu Sama Lain

Transform faults like the San Andreas produce major earthquakes. Learn how horizontal plate motion creates destructive seismicity.

Ilmu Seismik

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Episentrum adalah titik di permukaan Bumi yang tepat di atas hiposentrum (fokus) tempat patahan gempa bumi dimulai. Biasanya dilaporkan sebagai koordinat lintang dan bujur. Guncangan terkuat biasanya terjadi di dekat episentrum, meskipun kondisi tanah lokal dan geometri sesar dapat menggeser zona kerusakan maksimum.

Seismograf (atau seismometer) adalah instrumen yang mendeteksi dan merekam gerakan tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik. Seismometer pita lebar modern dapat mendeteksi gerakan yang lebih kecil dari lebar atom. Jaringan seismograf di seluruh dunia memungkinkan para ilmuwan menemukan lokasi gempa bumi dan menentukan magnitudonya dalam hitungan menit.

Gelombang P (gelombang primer) adalah gelombang kompresi yang bergerak paling cepat melalui batuan, tiba pertama di stasiun seismik. Gelombang S (gelombang sekunder) adalah gelombang geser yang tiba lebih lambat tetapi menyebabkan lebih banyak guncangan tanah. Gelombang P bergerak melalui padatan, cairan, dan gas; gelombang S hanya bergerak melalui padatan. Perbedaan waktu antara keduanya membantu menentukan jarak gempa bumi.

Hiposentrum (atau fokus) adalah titik di dalam Bumi tempat patahan gempa bumi dimulai. Titik ini dideskripsikan berdasarkan koordinat lintang, bujur, dan kedalaman. Titik di permukaan tepat di atas hiposentrum disebut episentrum. Sebagian besar gempa bumi berasal dari kedalaman kurang dari 100 km, meskipun beberapa terjadi sedalam 700 km di zona subduksi.

Seismologi adalah studi ilmiah tentang gempa bumi dan perambatan gelombang seismik melalui Bumi. Bidang ini mencakup lokasi dan karakterisasi gempa bumi, pemetaan struktur interior Bumi, pengembangan standar bangunan tahan gempa, dan penelitian prediksi gempa. Gelombang seismik juga digunakan dalam eksplorasi minyak dan gas untuk memetakan formasi bawah permukaan.